Keseluruhan proses ini membutuhkan waktu antara 24 jam sampai 72 jam.
Jadi, pandangan yang beranggapan air dapat menghambar pencernaan pada lambung itu tidak benar.
Pertama-tama, air diserap cukup cepat di lambung yang mana membutuhkan waktu sekitar 20 menit.
Sehingga air yang menghambat pencernaan hanya terjadi secara sementara.
Seorang anggota dewan dari Asosiasi Gastroenterologi Amerika, Deborah D Proctor berkata, “Bahkan jika lambungmu penuh dengan air, itu tidak akan menggangu pencernaan makanan.”
Ia mengatakan bahwa air tidak akan menghambat aktivitas enzim-enzim karena mereka tidak terlihat oleh kehadiran air.
Selain itu, air juga tidak menimbulkan asam lambung ketika kita Minum Air di pertengahan makan.
Ketika kita sedang makan atau minum, itu akan membuat tingkat keasaman pada lambung kita akan berkurang untuk sementara waktu.
Hal itu disebabkan produksi asam di lambung kita digunakan untuk kebutuhan mencerna makanan kita.
Kepercayaan air dapat memperlambat proses makanan berpindah dari lambung ke usus kecil adalah bertentangan dengan sains.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa meminum air ketika makan tidak akan berpengaruh pada lambung yang kosong.
Lambung kita tidak bisa membedakan antara makanan untuh dengan pendamping minuman ataupun makanan yang bisa diminum, seperti smoothie.
Waktu untuk mencerna kedua gaya memakan makanan adalah sama.