Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Pastikan Enam Bank Akan Diguyur Dana Rp 200 Triliun

Pemerintah melalui Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan Rp 200 triliun untuk enam bank guna memperkuat likuiditas dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
gambar-user/x1sSgkyRQgwlmjCIMLXZdL3CMvpko0AdTRjefRoJ.jpg
Rizki Pramajaya - Jumat, 12 Sep 2025 - 01:46 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Pastikan Enam Bank Akan Diguyur Dana Rp 200 Triliun
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa - Foto: Instagram @presidenrepublikindonesia
Advertisements

RADARMALL.CO.ID - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah segera mengucurkan dana segar Rp 200 triliun ke enam bank nasional pada Jumat, 12 September.

Kebijakan ini dilakukan untuk memperkuat likuiditas perbankan sekaligus menjaga perputaran kredit agar ekonomi tetap bergerak di tengah tantangan perlambatan.

Purbaya menjelaskan, penyaluran dana jumbo tersebut akan masuk ke empat Bank Himbara yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, dan Bank Tabungan Negara (BTN).

Selain itu, dua Bank Syariah juga akan mendapat suntikan dana, salah satunya Bank Syariah Indonesia (BSI). Nama satu bank syariah lainnya belum disebutkan.

Advertisements

Menariknya, Purbaya menegaskan bahwa pembagian dana Rp 200 triliun itu tidak akan merata. Pemerintah akan menyesuaikan mekanisme penempatan dana sesuai kebutuhan tiap bank.

“Penempatan ini harus digunakan untuk memperkuat likuiditas, bukan untuk membeli surat berharga negara atau sekuritas rupiah Bank Indonesia,” ujarnya di Kompleks DPR RI.

Kekhawatiran publik soal efektivitas penyerapan kredit di tengah ekonomi yang melambat juga ikut ditanggapi. Menurut Purbaya, pemerintah ingin memastikan dana yang ditempatkan benar-benar mengalir ke sektor produktif.

Bank-bank penerima diharapkan mampu menyalurkan kredit ke proyek yang sehat sehingga tidak menimbulkan negative spread. Dengan strategi tersebut, aliran dana diyakini akan mendorong perputaran uang di masyarakat. 

Advertisements

"Mereka (bank) pintar mencari proyek-proyek yang bagus untuk menyalurkan dana itu supaya tidak mengalami negative spread. Jadi dengan cara itu hampir pasti uang akan menyebar di sistem ekonomi dan ekonomi akan tumbuh lebih cepat," jelas Purbaya.

Saat ini, pemerintah tercatat memiliki simpanan sekitar Rp 440 triliun di Bank Indonesia. Dari jumlah itu, Rp 200 triliun dialihkan langsung ke perbankan demi menambah ruang gerak kredit dan memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Kebijakan yang diputuskan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ini diharapkan menjadi katalis positif untuk mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia.

Artikel ini sebelumnya telah tayang di Radar Lampung dengan judul: Enam Bank Akan Diguyur Dana Rp200 T

Advertisements

Follow Channel WhatsApp : RADARMALL.CO.ID
Advertisements
Share:
Editor: Rizki Pramajaya
Source:

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Tag Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements