Dalam kunjungannya, Emil menekankan pentingnya dukungan orang tua dalam mengarahkan anak.
Menurutnya, bermain Game bukan hanya sekadar hiburan, tetapi bisa menjadi peluang jika diarahkan dengan baik.
“Kami hadir ingin lihat langsung dan saya ingin mengapresiasi kepada orang tua ketika anak main Game ada dua pilihan: dilarang atau didukung dan diarahkan,” tutur Emil dalam kunjungannya.
Kisah Divi adalah bukti nyata bahwa dunia digital dan animasi Game roblox dapat membuka masa depan cerah bagi generasi muda yang berani mencoba.
Hari ini, nama Al Divi Rarindrayana bukan hanya dikenal di Blitar, tetapi juga di kalangan pecinta Roblox internasional.
Dengan semangat dan konsistensinya, ia menjadi inspirasi bagaimana passion pada Game bisa berkembang menjadi karya bernilai tinggi dan membuka peluang global di dunia Roblox.
Artikel ini sebelumnya telah tayang di Radar Lampung dengan judul: Berawal dari Hobi, Pelajar Blitar Hasilkan Dolar dari Jualan Animasi Game Roblox